Menu

Bika Living Introduce Lasvit Special Collection

Lasvit menggelar eksibisi yang menawarkankan rancangan selektif lampu buatan Republik Ceko dari beberapa desainer kawakan.

Lama berkiprah dalam dunia Interior, Bika Living baru saja melansir produk barunya yang andal dalam urusan lampu dengan kualitas internasional. Dikenal dengan Lasvit, memiliki skala besar dan menjadi lini lampu pilihan untuk para desainer yang memiliki  residensial ataupun yang ingin menghiasi ruangan untuk area publik atau komersil. Pada pertengahan September lalu, Lasvit menggelar eksibisinya yang menawarkankan rancangan selektif lampu buatan Republik Cekoslovakia dari beberapa desainer kawakan seperti Arik Levy, Andre Fu, Jan Plechac dan Henry Wielgus, Maria Culenova Hostinova, serta Maurizio Galante. Masing-masing produk yang dirancang sesuai dengan standard produk Cekoslovakia ini dipaparkan pada showroom Bika Living Plaza Indonesia dan dilanjutkan dengan seminar oleh Andre Fu. Klik disini koleksi lampu dari rancangan para desainer global.

 

 

Read more...

Sejauh Mata Memandang for Semanggi Kita

Sejauh Mata Memandang dan Dekranasda DKI Jakarta menyelanggarkan instalasi seni dengan tajuk "Semanggi Kita: Berkarya Untuk Indonesia"

Perkembangan infrastruktur Jakarta kali ini menjadi inspirasi bagi Chitra Subyakto untuk meluncurkan koleksi baru yang sengaja diselenggarakan saat hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 dan peresmian simpang susun Semanggi. Dipamerkan pada instalasi seni yang berlokasi di Main Atrium Senayan City, Sejauh Mata Memandang mempersembahkan beberapa motif batik yang dirancang dengan gambaran jembatan Semanggi. 

Dalam ekshibisi seni yang bertema "Semanggi Kita: Berkarya Untuk Indonesia", kali ini Sejauh Mata Memandang bersinergi dengan beberapa instansi seperti Dewan Kerjaninan Nasional Daerah atau Dekranasda Provinsi DKI Jakarta, Bina Marga, PT. Wijaya Karya (WIKA), Mata Studio, dan tentunya mal Senayan City.

Dirancang dengan instalasi yang sangat eksentrik untuk menampilkan koleksi terbaru dari hasil kolaborasi dengan berbagai warga Jakarta. Seperti ilustrasi daun semanggi berhelai empat dan garis marka jalanan di Jakarta, motif baru ini diaplikasikan oleh warga Rusun Marunda, Jakarta Utara yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Di alasi kain katun dengan tehnik batik tulis, koleksi yang dihasilkan ini memiliki beragam warna untuk menghasilkan kain, syal, hingga beberapa pakaian.

Beragam bantal dekorasi dengan hiasan hasil sulaman tangan, ataupun kain batik bermotif Semanggi berwarna khas Betawi juga dipamerkan dalam Semanggi Kita. Berbagai bantal pun dirancang oleh olahan tangan para ibu rumah tangga langsung dari warga Rusun Pekasih, Jakarta Barat, dan Rusun Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Sebelum menyiptakan hasil karya untuk Sejauh Mata Memandang, para ibu rumah tangga diberikan pelatihan selama 6 bulan yang diasuh oleh Dekranasda DKI Jakarta untuk mengasah keterampilan mereka menjadi pengarjin batik dan sulam yang terampil. Pun menjadi salah satu misi lini Sejauh Mata Memandang dalam mengutamakan daya para perempuan di Indonesia.

Read more...
Subscribe to this RSS feed